Mengakar pada Tradisi, Bertumbuh dalam Inovasi Pendidikan
Oleh: Andi Winarko, M.Pd. (Kepala SMA Negeri 2 Tenggarong)
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam Sejahtera untuk Kita Semua,
Selamat Pagi dan Salam Kebajikan.
Hari ini, 1 Juni 2026, kita kembali memperingati Hari Lahir Pancasila di tengah dunia yang terus berubah dengan cepat. Bagi kita di SMA Negeri 2 Tenggarong, peringatan ini bukan sekadar rutinitas upacara atau seremoni tahunan. Hari ini adalah cermin besar bagi kita untuk melihat kembali, sejauh mana nilai-nilai luhur Pancasila telah membumi dalam setiap jengkal aktivitas pendidikan di sekolah kita.
Dunia pendidikan saat ini menuntut kita adaptif terhadap teknologi digital dan kecerdasan buatan. Namun, kemajuan teknologi tanpa fondasi moral yang kuat akan melahirkan generasi yang cerdas secara digital tetapi rapuh secara sosial. Di sinilah Pancasila hadir sebagai pemandu arah. Di SMA Negeri 2 Tenggarong, Pancasila tidak boleh hanya menjadi hafalan teks di kelas, melainkan harus hidup menjadi denyut nadi tindakan sehari-hari.
Ketika kita mengimplementasikan Kurikulum Merdeka melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), kita sedang menanamkan benih-benih ideologi bangsa secara nyata.
Sila Pertama dan Kedua kita wujudkan dengan merawat toleransi, saling menghormati, dan menolak segala bentuk perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.
Sila Keingat Ketiga dan Keempat kita asah melalui kerja kelompok, diskusi kelas, dan organisasi siswa (OSIS) yang demokratis tanpa membedakan latar belakang.
Sila Kelima kita implementasikan dengan memberikan hak pendidikan yang setara bagi seluruh siswa tanpa diskriminasi.
Tantangan masa depan di Kutai Kartanegara, khususnya dengan posisi kita yang berdampingan langsung dengan dinamika Ibu Kota Nusantara (IKN), menuntut siswa-siswi SMA Negeri 2 Tenggarong memiliki daya saing global. Namun, sekencang apa pun arus modernisasi menerpa, identitas kita sebagai manusia Indonesia yang gotong royong, religius, dan beradab tidak boleh luntur.
Sebagai Kepala Sekolah, saya mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk menjadi teladan hidup dari nilai-nilai Pancasila itu sendiri. Kepada anak-anakku, siswa-siswi SMA Negeri 2 Tenggarong, jadikanlah Pancasila sebagai kompas moral kalian dalam belajar, berkarya, dan bermedia sosial.
Mari kita jadikan Hari Lahir Pancasila 2026 ini sebagai titik start untuk melangkah lebih mantap. Kita cetak lulusan SMA Negeri 2 Tenggarong yang tidak hanya menguasai sains dan teknologi, tetapi juga memiliki jiwa Pancasila yang melekat erat di dalam dada.
Selamat Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026. Bersama-sama, kita wujudkan pendidikan yang memerdekakan dan berkarakter.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
REFLEKSI HARI LAHIR PANCASILA # 1 JUNI





